Jenis Bahan Tas Wanita

Jenis Bahan Tas Wanita

            Pada kali ini saya akan membagikan ulasan tentang jenis-jenis bahan tas wanita. Tas wanita memiliki varian model yang sangat banyak, terkadang pembeli merasa kebingungan memilih berbagai model tas wanita. Jangan khawatir, jenis bahan yang digunakan pada tas wanita hanya ada beberapa saja, bahan tersebut menentukan sifat, daya tahan, dan harga. Anda dapat memilih tas dengan bahan yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Jenis Bahan Tas Wanita:

1. Kulit Asli
Kulit Asli merupakan bahan yang biasa digunakan pada tas branded original, kw premium, atau kw semi premium. Bahan tentu saja menggunakan kulit asli yang telah mengalami berbagai proses sehingga dapat digunakan. Harga dari bahan kulit asli ini bermacam-macam juga tergantung kualitasnya. Harganya sangat mahal sehingga untuk 1 buah tas harganya lebih dari Rp 400.000,- biasanya untuk tas kw menggunakan kualitas kulit yang tidak sebaik dengan tas original.
Kulit asli ini memiliki corak tertentu yang biasa disebut untuk membedakan corak/motif bahan kulit, misalnya:
Croco = Kulit buaya
Taiga = Kulit dengan tekstur halus garis-garis
Glossy = Kulit halus mengkilap
Epi leather = Kulit dengan tekstur seperti serat jaringan (epitel)
Kulit jeruk = Kulit dengan tekstur kulit jeruk

2. Kulit Sintetis
Kulit Sintetis merupakan bahan yang biasa digunakan hampir seluruh produk tas wanita kw, ataupun produk-produk lain mulai dari jok mobil sampai aksesoris mode. Kulit sintetis terbuat dari bahan karet, pvc, plastik yang diproses untuk mendapatkan sifat dan tekstur seperti kulit asli. Kulit sintetis harganya jauh lebih murah dan lebih etis dipakai untuk menggantikan kulit asli. Orang biasa tidak dapat membedakan antara kulit asli dan kulit sintetis karena tingkat kemiripannya 99% ketika sudah diproses menjadi tas wanita.
Kulit sintetis ini memiliki corak tertentu yang biasa disebut untuk membedakan corak/motif bahan kulit, misalnya:
Croco = Kulit buaya
Taiga = Kulit dengan tekstur halus garis-garis
Glossy = Kulit halus mengkilap
Epi leather = Kulit dengan tekstur seperti serat jaringan (epitel)
Kulit jeruk = Kulit dengan tekstur kulit jeruk

Kulit sintetis lebih mudah dibersihkan dan tidak mudah kotor (tidak banyak perawatan), tetapi kurang awet dibandingkan kulit asli.

3. Kanvas
Kanvas bisa berupa linen, katun, ataupun campuran keduanya. Kanvas terkenal akan ketangguhan, daya tahan, kokoh, awet, dan ramah lingkungan. Perbedaan antara kanvas dan denim adalah pada teknik tenunnya. Bahan ini lebih tahan air daripada denim, sehingga biasa digunakan untuk tas yang waterproof. Canvas biasa digunakan untuk tas Tote.

4. Denim (Jeans)
Bahan sering disebut dengan jeans, karena digunakan untuk celana jeans. Sifatnya kuat dan tahan sobek, sedikit berat. Perbedaan antara kanvas dan denim adalah pada teknik tenunnya. Denim biasa digunakan untuk tas ransel.

5. Suede

Suede adalah bahan yang terbuat dari kulit bagian dalam, diproses sehingga menghasilkan tekstur yang lembut dan berbulu. Sifatnya yang lembut membuat suede sering digunakan untuk bagian dalam tas wanita, walaupun bisa juga digunakan sebagai bagian luar. Namun suede mudah kotor karena berbulu dan berpori, tidak kuat, sehingga lebih cocok untuk bagian dalam.

1 comment